Manfaatkan 12 Tren SEO 2021 Ini Buat Tingkatkan Penjualanmu

SEO (Search Engine Optimization) atau optimasi mesin pencari merupakan faktor terpenting untuk mendapatkan pengunjung website secara organik. Tentunya kita udah tahu kalau makin banyak yang berkunjung ke website toko onlinemu, makin besar juga kemungkinan mereka untuk membeli produk yang kamu jual. Sesuai namanya, SEO akan mengikuti apa yang sedang jadi tren pencarian. Tidak mudah untuk bisa terus up-to-date dengan tren yang tiap hari bisa berubah ini. Meski begitu, bukan berarti kamu gak wajib memaksimalkan SEO website toko onlinemu. Untuk menentukan strategi SEO apa yang paling cocok buat bisnismu, coba cek 12 tren SEO 2021 ini:

1. AI Bakal Berpengaruh Besar terhadap SEO

Teknologi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan mengubah kebiasaan orang dalam berinteraksi dengan konten yang mereka konsumsi secara online. Google biasa menggunakan suatu algoritma bernama RankBrain untuk menentukan ranking suatu website di hasil pencarian. Salah seorang developer senior Google yang mengembangkan RankBrain, Greg Corrado, mengatakan kalau RankBrain menggunakan sejarah pencarian yang pernah dilakukan seseorang untuk menentukan hasil pencarian selanjutnya. Keberadaan algoritma Google ini membuat websitemu harus berisi informasi yang berguna dan terorganisir dengan baik agar dipilih sebagai hasil pencarian terbaik. Lengkapi website toko onlinemu dengan deskripsi produk yang mendetail dan blog untuk menjaring lebih banyak pengunjung.  

2. Voice Search Akan Berpengaruh Besar ke Hasil Pencarian

Keberadaan Siri, Google Assistant, dan Alexa selain mempermudah kehidupan banyak orang ternyata juga punya pengaruh besar terhadap hasil pencarian. Sebuah studi memprediksi kalau 55 persen rumah tangga akan punya perangkat smart speaker di tahun 2022. Artinya, akan ada makin banyak hasil pencarian yang merupakan voice search. Saat menggunakan voice search, orang akan cenderung berkata, “apa yang jadi tren SEO di tahun 2021?” Berbeda dengan pencarian dengan mengetik yang biasanya hanya berupa kata kunci seperti, “tren SEO 2021”. Jadi pastikan konten websitemu bisa menjawab pertanyaan verbal juga, ya!    

3. Ranking SEO Bakal Dipengaruhi Tampilan Mobile

Di tahun 2019, Google mengumumkan kalau pencarian mereka akan fokus ke pencarian mobile. Artinya, Google memprioritaskan website dengan tampilan yang ramah bagi pengguna perangkat mobile untuk berada di daftar teratas hasil pencarian mereka. Wajar aja, soalnya sebanyak 73 persen pengguna internet akan online dari perangkat mobile di tahun 2025. Bot yang dipasang Google ini juga gak akan memuat konten yang membutuhkan interaksi seperti klik atau swipe, jadi pastikan informasi penting websitemu langsung muncul di halaman terdepan, ya!

4. Konten yang Berkualitas Lebih Disukai Google

Hal ini memang sudah diakui oleh Google sendiri, tapi definisi konten berkualitas bagi Google itu seperti apa, sih? Ada tiga faktor penentu kualitas ini, yaitu profesionalitas, punya otoritas, dan terpercaya. Agar tiga faktor ini bisa dipenuhi oleh website toko onlinemu, kamu bisa coba tiga hal ini:

  • Buat persona yang mewakili pelangganmu
  • Cari tahu kebiasaan pelanggan yang berbelanja di tokomu
  • Buat konten yang sesuai dengan kebiasaan pelangganmu tadi

Selain tiga tips ini, cobalah juga untuk memasang link ke website yang punya otoritas seperti website resmi pemerintah agar konten websitemu (blog misalnya) mengandung informasi yang valid sehingga jadi favorit Google.

5. Konten dengan Format Panjang Datangkan Lebih Banyak Traffic

Sebuah studi dari Semrush berjudul “State of Content Marketing Report” menyebutkan kalau konten tulisan dengan lebih dari 3.000 kata mendapatkan traffic tiga kali lipat lebih ramai dan di-share pengguna empat kali lipat lebih banyak. Tulisan seperti ini juga 3,5 kali lipat lebih banyak mendapatkan backlink atau jadi tautan di website lain dibandingkan tulisan yang hanya terdiri dari 901-2000 kata. Kalau kamu berencana membuat konten seperti ini, jangan lupa untuk memberi sub judul agar lebih mudah dideteksi oleh Google.

6. Featured Snippet Akan Makin Populer

Mungkin kamu pernah melakukan pencarian di Google yang hasil teratasnya berupa ringkasan yang dikelilingi kotak, inilah yang disebut featured snippet. Pertama muncul di tahun 2017, penggunaan featured snippet ini terbukti berhasil mencuri traffic dari kompetitor secara signifikan. Agar konten websitemu dijadikan featured snippet oleh Google, informasi yang ada di dalamnya harus menjawab lima pertanyaan ini: siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.


Baca Juga: Tips Membuat Deskripsi Meta yang Bisa Membuat Tokomu Masuk Pencarian Teratas Google


7. Prediksi Pencarian Akan Makin Tepat Sasaran

Keberadaan Google Discover sejak tahun 2017 menciptakan pencarian jenis baru yaitu pencarian tanpa harus mengetik. Google Discover menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk memprediksi konten apa yang jadi favorit pengguna. Artinya, konten yang ditampilkan Google Discover akan berbeda antara satu pengguna dengan pengguna lainnya. Saat ini, Google Discover udah punya 800 juta pengguna aktif. Untuk bisa tampil di Google Discover, website toko onlinemu harus bisa di-indeks oleh Google. Konten yang ditampilkan akan di-ranking berdasarkan kualitas dan ketertarikan pengguna terhadap konten tersebut.

Tampilan Google Discover di layar smarphone. Sumber: Google

8. Maksimalkan Strategi SEO dengan Video

Kalau websitemu belum punya konten video, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai. Sebuah prediksi dari Cisco menyebutkan kalau video akan jadi jenis konten yang paling banyak dikonsumsi pengguna internet. Optimalkan konten video yang kamu buat dengan nama channel dan deskripsi video yang jelas. Gunakan keyword atau kata kunci yang tepat dengan cara memasukkan keyword yang mau kamu pakai di kolom pencarian. Dengan begitu, kamu akan tahu kombinasi keyword apa yang sering dicari pengguna.

9. Optimasi Gambar Akan Memainkan Peran Besar 

Saat ini, penggunaan keyword bukan hanya terfokus pada satu keyword utama tapi juga keyword kedua. Hal ini karena pencarian semantik dan optimasi berdasarkan intensi pengguna akan semakin sering terjadi. Artinya, Google juga akan memberi alternatif pencarian berdasarkan keyword kedua ini. Manfaatkan tren SEO 2021 ini dengan terus mengantisipasi keyword kedua yang mungkin dijadikan alternatif oleh Google.

10. Keyword Kedua Juga Gak Kalah Penting

Saat ini, penggunaan keyword atau kata kunci bukan hanya terfokus pada satu keyword utama tapi juga keyword kedua. Hal ini karena pencarian semantik dan optimisasi berdasarkan intensi pengguna akan semakin sering terjadi. Artinya, Google juga akan memberi alternatif pencarian berdasarkan keyword kedua ini. Manfaatkan tren SEO 2021 ini dengan terus mengantisipasi keyword kedua yang mungkin dijadikan alternatif oleh Google.

11. Daftar Pencarian Lokal Bikin Tokomu Makin Dikenal

Kita udah tahu betapa pentingnya SEO lokal untuk meningkatkan traffic Kepopuleran lokal SEO ini jadi bagian dari fenomena ‘pencarian tanpa klik’ yaitu di mana pengguna akan langsung mendapatkan jawaban dari daftar pencarian tapi tidak akan meng-klik lebih lanjut. Hal ini karena mereka hanya membutuhkan info lokasi untuk langsung didatangi. Makanya kamu wajib mendaftarkan toko onlinemu ke Google My Business agar info-info lokal seperti lokasi bisa kamu cantumkan untuk nanti muncul di hasil pencarian.

12. Manfaatkan Data dan Analitik yang Ada 

Hal terakhir yang gak kalah penting adalah pengumpulan dan analisa data. Dengan mengetahui apa aja yang sedang jadi tren atau apa yang biasa dibeli pelanggan tokomu, kamu bisa menentukan sendiri strategi SEO apa yang paling tepat buat bisnismu. Cara termudah untuk mengetahui apa yang sedang jadi tren adalah dengan rutin mengecek Google Trends.

Nah, itu tadi 12 tren SEO 2021 yang bisa kamu manfaatkan buat menjaring lebih banyak pengunjung ke tokomu. Kalau kamu udah punya toko online yang dibuat dengan TokoTalk, pasti kamu tahu kalau TokoTalk punya berbagai fitur yang didesain khusus untuk memaksimalkan SEO ini. Maksimalkan fitur-fitur SEO ini untuk terus tingkatkan penjualanmu. Pelajari lebih lanjut di sini.

Sebarkan artikel:
0Shares
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *