9 Tren Digital Marketing Terbaik Buat Tahun 2021

Gak terasa ya, 2021 udah di depan mata. 2020 memang terasa cepat berlalu karena pandemi dan kebiasaan baru yang ‘terpaksa’ harus kita adopsi. Salah satu kebiasaan baru ini adalah meningkatnya intensitas online masyarakat karena banyak berdiam diri di rumah. Kebiasaan ini banyak dimanfaatkan brand ternama untuk fokus ke digital marketing. Kalau kamu udah punya bisnis sendiri atau baru mau mulai, 9 tren digital marketing ini wajib kamu pahami agar bisnismu makin cuan di tahun depan.

Dilansir dari 99designs.com, berikut 9 tren digital marketing terbaik untuk tahun 2021 nanti:

1. Inklusivitas

Saat ini, isu-isu inklusivitas semakin gencar disuarakan oleh media mainstream. Seiring dengan berjalannya waktu, audiens usia muda dan kaum marginal semakin kencang menyuarakan hak-hak mereka. Alhasil, konten dengan tema inklusivitas makin banyak diminati. Konten-konten dalam 10 tahun ke belakang yang biasa diterima masyarakat pun mulai ditinggalkan. Menurut Accenture, tren ini sampai mempengaruhi kebiasaan belanja. 41% responden yang mereka survei mengaku kalau mereka akan lebih memilih untuk membeli produk dari brand yang mendukung keberagaman.

Tahun 2021 nanti akan jadi tahun di mana brand yang inklusif akan mendapat tempat spesial di hati konsumen. Konsumen lebih menghargai brand yang menunjukkan kalau mereka inklusif atau gak memandang gender, etnis, agama, dan lain-lain. Selain isu kesetaraan, brand yang menunjukkan dukungan terhadap kaum disabilitas juga akan makin menonjol di mata konsumen. Tunjukkan inklusivitas brand-mu melalui konten yang kamu posting dan pilihan produk yang kamu jual.

2. Snippet & Fitur Search Tanpa Harus Nge-Klik

Snippet atau deskripsi singkat adalah kunci untuk bisa berada di posisi teratas pencarian Google. Pasang snippet ini di website jualanmu dan beri deskripsi singkat untuk tiap produk yang kamu jual. Selain itu, fitur search yang tanpa harus di-klik juga lebih diminati oleh konsumen. Jadi kalau kamu udah punya toko online, pastikan fitur ini ada untuk mempermudah konsumenmu dalam berbelanja.

Oh iya, toko online yang dibuat dengan TokoTalk punya dua fitur yang jadi favorit konsumen ini, loh! Pasang snippet untuk produk maupun deskripsi toko onlinemu bisa kamu lakukan dengan mudah melalui halaman admin. Selain itu, tampilan toko onlinemu juga udah dilengkapi fitur search yang mudah digunakan oleh calon pelangganmu karena gak perlu di-klik. Kalau begini, penjualanmu di tahun 2021 nanti bakal makin meningkat, nih!

3. Keberlangsungan Hidup

Selain jadi inklusif, brand juga makin dituntut untuk semakin sustainable atau berkeberlangsungan. Konsumen semakin sadar untuk tidak menggunakan produk yang berpotensi merusak lingkungan. Data yang dihimpun lembaga survei konsumen Nielsen mencatat, 81% konsumen menganggap kalau brand punya tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Menciptakan brand image yang mendukung sustainability gak selalu berarti kalau kamu harus menyiapkan kemasan daur ulang yang harganya lebih mahal dari kemasan biasa. Kamu bisa juga menunjukkan kalau brand-mu sustainable melalui konten yang kamu posting di medsos atau dengan giveaway benda-benda yang ramah lingkungan yang berguna untuk dipakai sehari-hari seperti kantong belanja.

4. Ad-blocker

Penelitian eMarketer mencatat, sebesar 27% konsumen akan menggunakan ad blocker atau penangkal iklan di internet. Jadi kalau kamu berniat untuk memasang iklan, cobalah untuk tidak terlalu banyak menghabiskan budget. Soalnya performa iklan yang kamu pasang mungkin tidak akan sesuai ekspetasimu.

Ada beberapa cara untuk mengakali tren yang satu ini, misalnya dengan menggunakan influencer atau membuat sponsored content. Coba alihkan budget-mu untuk konten organik agar brand-mu lebih mudah untuk dilihat calon pelangganmu. Hal ini disebabkan karena konsumen, terutama yang berusia muda, dikenal punya respon yang baik terhadap influencer marketing.

5. SEO Gambar dan Video  

Fitur mesin pencari yang disediakan Google atau Bing membuat SEO (optimasi mesin pencari) jadi salah faktor terpenting dalam digital marketing. Tapi kamu tahu gak, selain pencarian dengan keyword, ada juga penelusuran gambar dan video. Tren yang akan semakin populer di 2021 adalah tren penelusuran gambar dan video ini. Makanya penting banget buat brand-mu  untuk memasang gambar dan video yang kamu ambil sendiri agar mudah ditemukan oleh konsumen.

Nah, agar SEO gambar dan video yang kamu buat makin optimal, coba ikuti beberapa tips ini:

  • Gunakan alt teks gambar  atau alt text image pada deskripsi gambar
  • Gunakan peta situs gambar atau image sitemap 
  • Cantumkan SEO keyword saat memberi nama file gambar atau video
  • Gunakan gambar atau video dengan format HD (jernih)

Oh iya, selain tips-tips tadi, cobalah untuk mempelajari Google Lens karena fitur dari Google ini diprediksi akan makin sering dipakai oleh konsumen. 

6. Konten Interaktif 

Tren yang satu ini sebenarnya udah cukup lama populer. Namun baru akhir-akhir ini konten interaktif dianggap sebagai best practice yang wajib dilakukan dalam digital marketing. Hal ini dikarenakan konten interaktif bertindak bukan hanya untuk memancing engagement, tapi juga terbukti bisa membuat konsumen merasa excited atau senang.

Kuis, polling, survei, kontes, giveaway, dan berbagai konten interaktif lain diprediksi akan makin banyak diminati di 2021 nanti. Brand yang banyak menggunakan konten interaktif seperti ini akan makin sukses di 2021. Pencarian berdasarkan algoritme juga dipengaruhi oleh seberapa sering pelangganmu berinteraksi dengan brand-mu. Konten interaktif juga dikenal bisa berakibat pada user experience yang positif.

7. Segmentasi Konsumen 

Tren ini juga bakal booming di 2021. Daripada memasarkan produk ke semua jenis konsumen, cobalah untuk memasarkan produkmu ke satu jenis konsumen aja. Kenali demografik atau kebiasaan belanja pelangganmu agar kamu tahu jenis marketing apa yang paling tepat untuk brand-mu.

Info mengenai demografik atau kebiasaan belanja ini bisa kamu dapatkan dengan cara meminta data seperti tanggal lahir atau e-mail konsumenmu saat mereka berbelaanja di toko onlinemu. Untungnya, toko online yang dibuat dengan TokoTalk punya opsi yang memungkinkanmu untuk meminta pelanggan mengisi data pribadi mereka saat berbelanja. Fitur yang bisa kamu hidupkan atau matikan sesuka hati dari halaman admin ini cuma salah satu dari berbagai fitur lengkap yang ditawarkan oleh TokoTalk. Wajib dicoba, nih!

8. SEO Lokal

Google dikenal rajin mengupdate algoritme SEO lokal mereka, jadi kamu juga harus rajin update tampilan bisnismu secara lokal. SEO lokal juga dikenal lebih baik daripada SEO global. Tambahkan berbagai info lokal seperti lokasi di toko onlinemu agar produk yang kamu jual makin mudah dicari di web.

Cara termudah untuk mendapatkan SEO lokal ini adalah dengan membuat bisnismu diverifikasi oleh Google. Daftarkan bisnismu di Google My Business untuk mengklaim bisnismu dan dapatkan ranking lebih tinggi di mesin pencari Google. Selain itu, kamu juga bisa prioritaskan lokasi bisnismu sebagai keyword utama untuk menghasilkan SEO lokal yang memuaskan.

9. Tren Lama Masih Berguna

Munculnya berbagai tren baru ini bukan berarti kamu harus meninggalkan tren yang lama. Banyak tren lama yang terbukti masih sukses mendatangkan lebih banyak pelanggan. Berikut beberapa tren di 2020 yang diprediksi masih akan berlanjut hingga tahun depan: 

  • Postingan medsos yang bisa mengarahkan pelanggan langsung ke pembayaran. 
  • Gen Z marketing masih populer, jadi pelajari best practice untuk marketing yang satu ini.
  • Micro influencer berpotensi bisa memberikan hasil sebaik influencer terkenal.
  • Voice Search SEO juga harus diperhatikan karena hampir semua smartphone kini punya fitur voice assistant

Nah, itu tadi 9 tren digital marketing yang akan booming di 2021 nanti ya, TokoFriends! Kalau kamu udah buka toko online di TokoTalk, pasti kamu tahu kalau fitur-fitur yang disediakan oleh TokoTalk telah mendukung berbagai tren digital marketing yang akan terus bermunculan akibat pandemi. Buka toko onlinemu dengan TokoTalk dan siap-siap dapatkan cuan lebih di tahun depan!

Sebarkan artikel:
0Shares
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *