Website Toko Online vs Marketplace: Mana yang Sebaiknya Kamu Gunakan?

Begitu banyak jalan untuk berjualan online di zaman serba digital ini. Kamu bisa berjualan di media sosial, melalui chat service (misalnya WhatsApp dan Line), marketplace, dan website toko online pribadimu sendiri. Marketplace dan website, khususnya, merupakan dua platform yang sedang menjuarai dunia bisnis online di Indonesia.

Kehadiran berbagai marketplace tidak diragukan lagi memudahkan para seller online untuk menjual produknya. Namun, apakah bijak untuk terus bergantung pada pihak ketiga tersebut untuk perkembangan dan keberlangsungan brand kamu di masa yang akan datang? Lalu, bagaimana dengan website? Apakah lebih baik?

Sebelum beranjak ke jawaban dari pertanyaan di atas, mari kita bahas keunggulan dan kekurangan yang mungkin kamu temukan ketika menggunakan dua platform di atas. Semoga setelah membaca artikel ini, kamu bisa lebih cermat dalam memutuskan di mana sebaiknya memutar roda bisnis online kamu.

Kendala-kendala berjualan di marketplace

Meskipun marketplace banyak sekali digunakan oleh seller online sebagai platform untuk berjualan, nyatanya penggunaannya bukan tanpa kendala dan hambatan. Berikut poin-poin yang mungkin kamu alami ketika berjualan di marketplace:

Kompetisi antar-seller yang ketat

Calon customer kamu mungkin menemukan produkmu tepat di samping produk serupa yang dijual oleh seller lain. Hal ini lumrah terjadi untuk hasil pencarian barang-barang general seperti pakaian atau elektronik.

Kamu bisa menyaksikan sendiri betapa kompetitifnya hasil pencarian untuk kata-kata kunci tersebut. Satu kata kunci umum (contohnya “hijab voal”) bisa terdiri dari 33.000 produk dari ribuan seller berbeda. Jika kamu ingin produkmu lebih menonjol, kamu harus merogoh kantong lagi yang di mana nominalnya tidak bisa dibilang sedikit.

Persaingan harga yang tidak sehat

Marketplace saat ini sangat padat oleh seller, yang ribuan di antaranya menjual produk yang serupa bahkan sama. Sehubungan dengan hal ini, marketplace sekarang mulai menyediakan fitur iklan dan push atau featured, di mana seller bisa menampilkan produknya di halaman teratas ketika customer melakukan pencarian dengan kata kunci terkait.

Fitur iklan di Tokopedia yang menampilkan produk seller di posisi teratas hasil pencarian produk.

Hal ini menyebabkan seller memangkas marjin keuntungannya karena harus dikurangi dengan biaya iklan. 

Lalu, muncul kendala lain. Iklan yang dipasang oleh seller tersebut mungkin akan percuma jika terdapat seller kompetitor yang menjual barang serupa dan mulai membanting harga besar-besaran. Mau tidak mau, seller tersebut harus mengikuti perang harga yang kemudian menyebabkan marjin keuntungannya semakin kecil.

Customer direbut oleh marketplace

Semua data transaksi penjualan kamu menjadi milik marketplace sehingga akan sangat sulit untuk mengakuisisi customer kamu sendiri. Marketplace juga tidak menyediakan Facebook Pixel untuk kamu beriklan sehingga kamu tidak bisa melakukan upselling dan menarget ulang para customer dengan iklan. 

Faktor inilah yang juga membuat seller di marketplace kesulitan untuk mendapatkan loyalitas pelanggan. Padahal, pelanggan tersebut bukan hanya menjadi sumber profit bagi brand tetapi juga berpotensi menjadi seseorang yang terus mempromosikan brand kamu.

Sulit mengembangkan branding

Kebanyakan marketplace sangat membatasi seller dalam menonjolkan branding produk mereka. Hal-hal yang dapat dipersonalisasi di tokomu di marketplace mungkin hanya sebatas nama, gambar header, atau thumbnail. Ini disebabkan oleh karakteristik marketplace yang memang ingin mengontrol shopping experience para customer agar kapan pun dan di toko mana pun mereka berbelanja, yang mereka ingat adalah marketplace tersebut bukan nama toko yang bersangkutan.

Kelebihan berjualan di website toko online milik sendiri

Poin-poin kendala berjualan di marketplace di atas mungkin sering kamu alami. Nah, jangan khawatir dulu karena ada solusi lain untuk berjualan online, yaitu di website toko online. Dengan website milikmu sendiri yang dikhususkan untuk brand kamu, semua kendali ada ditanganmu dan kamu bisa leluasa mengubah dan mempersonalisasikan website kamu.

Kontrol pada branding dan shopping experience

Di website toko online kamu, semuanya jadi milikmu. Kamu bisa mengontrol desain, layout, color palette, dan sebagainya. Semuanya bisa disesuaikan dengan branding produkmu.

Website toko online yang baik akan menciptakan shopping experience yang menyenangkan bagi customer.

Kamu bisa menyajikan shopping experience yang baik untuk customer kamu yang kemudian akan membuat website kamu lebih mudah dikenang. Shopping experience yang memorable dan brand yang tepercaya adalah kunci untuk menciptakan loyalitas customer.

Akses ke data customer

Dengan website milikmu sendiri, data customer dapat dengan mudah diakses. Kamu juga bisa memasang Facebook Pixel ke website milikmu untuk dapat menjalankan iklan online. Belum lagi fitur marketing tools lain seperti SEO yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan brand awareness produkmu.

Mengantongi lebih banyak untung

Tidak adanya biaya transaksi berarti lebih keuntungan yang bisa kamu kantongi. Kamu mungkin masih harus membayar biaya berlangganan pada platform yang kamu gunakan, namun tentu biayanya tidak seberapa jika dibandingkan dengan potongan yang harus kamu relakan di marketplace.

Marketing yang lebih efisien

Jika kamu menggunakan website milikmu sendiri, kegiatan marketing akan lebih leluasa. Facebook Ads terbukti sangat ampuh untuk menarget ulang customer kamu dan mendatangkan traffic. Mengunakan iklan untuk mendatangkan traffic ke marketplace, sering kali sia-sia karena tidak jarang mereka malah beralih ke toko lain ketika sudah berada di marketplace tujuan.

Jadi, mana yang lebih baik? Marketplace atau website toko online?

Tidak ada aturan baku yang mengharuskan kamu untuk hanya menggunakan satu platform saja. Kamu dapat memanfaatkan keunggulan dari platform-platform tersebut dan menjadikan produkmu dapat dilihat oleh lebih banyak calon customer lagi.

Jika kamu sekarang hanya berjualan di marketplace saja, saatnya untuk membangun brand kamu sendiri di website toko online pribadimu! Mau tahu caranya? Daftar saja di TokoTalk!

Sebarkan artikel:
0Shares
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *