5 Kesalahan Pebisnis Online Pemula yang Harus Dihindari

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, peluang untuk memiliki bisnis sendiri pun semakin terbuka lebar. Kini, semua orang bisa memulai bisnis online tanpa harus memiliki pengalaman atau pengetahuan mendalam mengenai bisnis. Namun, layaknya bisnis pada umumnya, bisnis online pun tidak terbebas dari kegagalan.

Banyaknya media dan mudahnya mengakses informasi terkait bisnis online sebenarnya sudah bisa menjadi bentuk antisipasi kegagalan bagi para calon pebisnis online, asalkan mau belajar. Lalu, sebenarnya apa saja kesalahan bisnis online yang harus dihindari oleh para pebisnis pemula?

1. Perencanaan bisnis yang kurang matang

Perencanaan bisnis online memang tidak serumit membangung sebuah perusahaan besar. Namun, bukan berarti kamu tidak membutuhkan rencana yang matang agar bisnis online kamu sukses. Tanpa adanya rencana, kamu tidak bisa menentukan bagaimana bisnismu akan berjalan. Poin-poin berikut harus disertakan ketika kamu menyusun rencana bisnismu:

Modal

Tentukan bagaimana kamu akan mendapatkan modal untuk bisnismu. Misalnya dari tabungan pribadi atau kontribusi pihak lain. Modal ini diperlukan tidak hanya untuk memulai bisnis, tetapi kamu juga harus memikirkan modal operasional sebelum mendapatkan laba.

Jika kamu tidak memperhitungkan modal awal usaha dan operasional di awal, kamu akan kesulitan mengatur keuanganmu nantinya. Hal ini disebabkan karena kamu tidak memiliki persiapan biaya untuk menjalankan bisnismu.

Produk yang akan dijual

Kamu harus paham benar akan produk yang kamu jual. Sesuaikan produk jualanmu dengan besaran modal dan waktu yang kamu miliki. Produk merupakan poin krusial pada proses memulai bisnis karena masa depan bisnismu bergantung pada produk yang kamu tawarkan. Contohnya, jika kamu berencana menjadi reseller atau dropshipper, kamu harus tahu cara untuk mendapatkan produk yang kamu inginkan tepat waktu, dengan harga dan kualitas terbaik, dan juga biaya yang dibutuhkan untuk pengiriman barang dari supplier. Tidak lupa hal yang lebih penting, kamu juga harus memahami target customer yang cocok untuk produkmu.

Target dan estimasi keuntungan

Kamu harus membuat target dan estimasi keuntungan yang jelas agar kemajuan bisnismu dapat terukur dengan pasti. Misalnya, membuat target berapa persen modal yang harus kembali dalam satu bulan atau kapan kamu bisa mendapatkan balik modal secara penuh.

2. Manajemen keuangan yang buruk

Tidak bisa dimungkiri bahwa mengatur keuangan adalah hal yang rumit. Kesalahan dari pebisnis online, terutama yang dijalankan secara individual, adalah tidak adanya manajemen keuangan yang baik. Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mencampur uang bisnis dengan uang pribadi,
  2. Tidak adanya pencatatan keuangan yang detail
  3. Tidak memiliki data yang terbaru soal stok yang tersedia
  4. Menyepelekan pencatatan hal-hal kecil seperti pembelian alat tulis, keperluan pengemasan barang, dll.

3. Mengabaikan customer service

Kesalahan yang satu ini banyak dilakukan oleh pebisnis online pemula. Kebanyakan pebisnis beranggapan bahwa urusan dengan customer sudah selesai ketika mereka melakukan pembayaran. Namun, nyatanya bisnis online yang sukses tidak berhenti di sana. Ada banyak yang harus diperhatikan, termasuk kepuasan customer serta hubungan baik yang terjalin antara seller dan customer. Customer yang merasa puas pasti akan kembali dan bahkan merekomedasikan bisnis kamu kepada orang lain.

4. Tidak memperhitungkan pengeluaran

Tidak jarang pebisnis online pemula merasa ingin dikenal tanpa memperhitungkan biaya dari aktivitas yang mereka lakukan. Misalnya, mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk iklan online besar-besaran untuk brand awareness dan mendongkrak followers tanpa memahami target customer mereka sesungguhnya. Atau, dengan memberikan diskon besar-besaran kepada customer baru. Kedua hal ini tidak salah dan memang perlu dilakukan, tetapi hendaknya kamu memikirkan pengeluaranmu terlebih dulu dan memperhitungkannya dengan keuntungan yang akan kamu dapatkan nantinya.

5. Tidak memaksimalkan media sosial

Hari ini, tidak ada yang tidak menggunakan media sosial. Media sosial bahkan sudah menjadi tempat untuk berbelanja online bagi siapa pun. Ini ditandai dengan lahirnya social commerce.

Menjalankan bisnis di media sosial tentu bukan lagi hal yang sulit. Apalagi saat ini sudah banyak sekali tools yang menunjang aktivitas di media sosial, misalnya content planner atau template gratis untuk desain konten. Namun, kemudahan inilah yang terkadang disepelekan oleh pebisnis online pemula.

Memaksimalkan bisnis online di media sosial bisa dimulai dengan membuat akun Instagram atau page di Facebook, menentukan target audiens, sampai dengan membuat konten yang sesuai dengan bisnis online kamu.

Nah, dari lima kesalahan bisnis online pemula yang harus dihindari di atas, manakah yang pernah kamu lakukan? Yuk, hindari kegagalan dengan buat bisnis online kamu lebih efisien dengan TokoTalk!

Sebarkan artikel:
0Shares
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *