Mengenal Agnes Oryza, Beauty Blogger Sekaligus Entrepreneur Muda Multitalenta

“Let’s bring back the nostalgic feeling.”

@wearnestalgia

Kenangan manis. Itulah yang mendorong Agnes Oryza, beauty blogger dan influencer, untuk menciptakan clothing line-nya, Nestalgia. Nestalgia bisa dibilang manifestasi dari kenangan-kenangannya selama menjelajahi berkilo-kilo meter hamparan pantai berpasir putih, berpuluh-puluh boat trip dan perjalanan udara, serta ratusan kali unpackingpacking kopernya.

Memiliki titel “beauty blogger”, Agnes juga merupakan seorang yang sangat gemar traveling. Meskipun ia mengklaim bahwa dulu dirinya seorang city girl, beberapa tahun terakhir, profesinya memberinya kesempatan untuk traveling ke tempat-tempat cantik yang belum pernah ia datangi. Menimbulkan kecintaannya terhadap alam—terutama alam Indonesia—semakin besar. Dan, di sinilah kemudian ide untuk membuat Nestalgia tercetus.

I’m obsessed over summer dresses,” ujar Agnes. Diawali dari seringnya ia mengenakan summer dress selama bepergian, lama-kelamaan ia keterusan memakainya meskipun sudah kembali ke kota. “Soalnya summer dress bahannya ringan, nyaman, dan simpel, tinggal masukin koper aja. Motifnya juga bisa beragam banget! Cocok dipake ke mana-mana,” ceritanya dengan semangat.

Dan, siapa sih yang tidak ingin tetap tampil gaya saat traveling? Terlebih untuk Agnes yang merupakan social media influencer, tampil on fleek setiap saat adalah keharusan. Oleh karena itu, traveling dan style merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Agnes mengklaim style-nya merupakan perpaduan dari effortless dan feminin, dan summer dress adalah jawabannya.

View this post on Instagram

Chamomile Dress in green, a must-have 🍀 #wearnestalgia

A post shared by Nestalgia (@wearnestalgia) on

Summer dress impian Agnes akhirnya bisa terwujud melalui Nestalgia. Dibuat dengan sepenuh hati dan melalui perencanaan yang panjang, Nestalgia diluncurkan pada akhir Februari 2019 lalu. Meskipun ini adalah kali pertama Agnes memulai bisnis, ia tidak memiliki keraguan sedikit pun karena selain perencanaannya sudah matang, Agnes didukung kuat oleh orang-orang terdekatnya.

Ayah dan ibunya bisa dibilang langsung turun tangan membantu Agnes untuk membangun Nestalgia. Mulai dari tahap produksi sampai konten untuk keperluan media sosial. Ayahnya merupakan fotografer di balik foto-foto cantik Agnes dalam balutan summer dress Nestalgia, dan ibunya menangani semua yang terkait dengan hal operasional.

Ada salah satu cerita lucu ketika Agnes akhirnya memutuskan untuk memakai TokoTalk. “Ayah dan ibuku sampai bertanya, ‘Kita ngga dipecat, kan?’” Agnes tergelak. Padahal, alasan Agnes memakai TokoTalk adalah untuk membantu ibunya agar dapat menangani pesanan Nestalgia dengan mudah.

Impian Agnes untuk memiliki clothing line akhirnya tercapai. Baginya, tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang diinginkan, apalagi jika itu adalah passion Anda. Agnes merasa terus ingin melalukan hal baru dan seru, apalagi mumpung usianya belum menginjakkan 30 tahun. “Orang bilang sih sebelum usia 30, just do what you want to do, karena kapan lagi?” cetusnya dengan yakin.

Ingin punya clothing line seperti Agnes? Belum punya toko online untuk menjualnya? Yuk, coba di sini!


Sebarkan artikel:
0Shares
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *