Membuat foto produk yang menarik

Memikat Customer dengan Foto Produk yang Berkualitas

Tidak sedikit penjual online yang mengeluh produk jualannya tidak laku padahal pengunjung toko online-nya banyak. Mungkin hal ini sulit diterima, bagaimana mungkin pengunjung banyak tapi pesanan sepi? Banyak faktor yang bisa jadi penyebabnya. Mungkin salah satunya adalah foto produk Anda yang kurang menarik dan menjual.

Hampir 75% pembeli online berpendapat bahwa gambar atau foto sangat memengaruhi keputusan mereka dalam membeli sebuah produk. Bagi pembeli online, sebuah gambar dapat berbicara seribu bahasa. “Jika aku tidak bisa melihatnya, maka aku tidak bisa memutuskan untuk membelinya atau tidak,” begitulah kira-kira yang ada di benak para calon customer. Ketika para calon customer bisa melihat dengan jelas produk yang ingin mereka beli, kemungkinan mereka untuk melakukan transaksi menjadi lebih besar.

Setiap penjual online harus benar-benar bisa membuat calon customer tertarik untuk membeli produknya melalui gambar atau foto yang mereka sajikan. Jika Anda memiliki toko fisik, customer dapat melihat-lihat produk Anda secara detail dan saksama. Namun, beda ceritanya jika Anda berjualan online. Jelas Anda harus menyajikan foto produk Anda semenarik mungkin agar calon customer merasa benar-benar tertarik.

Apa itu foto produk?

Foto produk adalah visualisasi sebuah produk dalam bentuk gambar atau foto. Idealnya, sebuah foto produk harus menarik, harus detail, dan menyajikan warna serta bentuk produk yang 95% sama dengan produk aslinya.

Dan, tahukah Anda? Customer cenderung membayangkan produk yang akan mereka beli hanya melalui foto produk. Jadi, jika foto produk yang Anda sajikan blur, persepsi customer juga jadi blur.

Foto produk menjadi faktor utama dalam proses pembelian

Empat hal yang memengaruhi customer dalam membeli barang.
  1. 90% customers memutuskan membeli setelah melihat foto produk yang menarik.
  2. 83% customers melakukan pembelian setelah melakukan perbandingan harga.
  3. 76% customers melakukan pembelian setelah mengetahui ongkos kirim.
  4. 73% customers melakukan pembelian setelah melihat ulasan produk.

Dengan kata lain, foto produk yang menarik berbanding lurus dengan tingkat penjualan Anda. Foto produk yang jelek bisa menghambat penjualan, tidak peduli sebagus dan sekeren apa pun produk Anda.

Foto produk memengaruhi tingkat kepercayaan dari customer

Foto produk yang jelas dan menarik menjadi nilai tambah kepercayaan customer, apalagi jika foto tersebut eksklusif dimiliki oleh Anda sendiri. Contohnya, Anda berjualan sepatu merek A yang juga banyak dijual oleh reseller lain, tidak masalah sebenarnya jika Anda menampilkan foto produk yang diberikan oleh produsen merek tersebut, tetapi akan lebih baik jika Anda menggunakan foto yang Anda buat sendiri agar terlihat lebih menonjol dan eksklusif dibandingkan reseller lain. Selain itu, dengan memiliki foto sendiri, customer akan lebih yakin bahwa Anda benar-benar menjual produk tersebut.

Foto produk menjadi acuan customer saat membeli sebuah produk. Contohnya, untuk produk pakaian, customer pasti akan penasaran dengan bentuk pakaian tersebut ketika dipakai dan bagaimana warna aslinya. Untuk produk makanan, customer ingin merasa makanan tersebut nikmat saat pertama kali melihat gambarnya. Semua aspek tersebut harus diwakili oleh foto produk Anda.

Seperti apa foto produk yang baik?

Untuk permulaan, foto produk yang baik harus menarik dan menggunakan background yang jelas. Customer cenderung memilih produk dengan foto yang bersih, jelas, dan eksklusif. Foto produk menggunakan background putih atau warna polos bisa meningkatkan citra eksklusivitas produk Anda.

Untuk membuat tampilan seluruh produk di toko online Anda lebih keren dan eksklusif, simak tips berikut:

  • Foto produk harus terlihat jernih dan sebaiknya menggunakan background putih atau polos. Pencahayaan harus bagus agar produk terlihat jelas.
  • Ambil foto dari jarak dekat, pastikan tidak blur, dan singkirkan objek yang mengganggu di sekeliling produk.
  • Ambil foto bagian-bagian detail produk Anda. Misalnya, produk pakaian, foto teksturnya agar customer memiliki bayangan mengenai produk tersebut.
  • Hindari penempatan watermark, teks, atau hal lainnya yang berlebihan sehingga bisa mengganggu fokus terhadap produk.

Semoga dengan mencoba tips di atas akan semakin banyak customer yang menyerbu toko online Anda. Tinggalkan komentar di kolom bawah ini jika Anda memiliki pertanyaan. Sampai bertemu di tips-tips selanjutnya!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *